CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 21 Mei 2012

Mudik 18 Mei

Aku pulang ke Jogja.
Seperti biasa, kereta api jadi pilihan untuk mengantarkanku pulang.
Ya..aku suka naek kereta.
Kereta api itu lebih nyaman.
Daripada naek bus, pesawat, ataupun travel..aku lebih memilih kereta api untuk mudik ke Jogja.
Lodaya dan Turangga adalah kereta langgananku untuk mudik ke Jogja.
Aku mempunyai kebiasaan dalam membeli tiket kereta.
Jika yang tersedia adalah kereta malam, maka aku akan membeli tiket kelas bisnis.
Karena malam hari dingin, dan aku gak kuat dengan dinginnya AC di kelas eksekutif.
Kalo di kelas bisnis, tidak ada AC..adanya kipas angin, lebih hangat :">
Walau kursi kelas bisnis tidak terlalu nyaman, tapi itu lebih baik daripada harus kedinginan di kelas eksekutif.
Sebaliknya, jika yang tersedia adalah kereta pagi, maka aku akan membeli tiket kelas eksekutif.
Kursinya lebih nyaman dan ada AC-nya.
Jadi ini cocok untuk keberangkatan pagi, karena siang harinya gerbong akan menjadi lebih panas.
Tapi sebenarnya bukan itu yang membuatku suka duduk di kelas eksekutif dalam keberangkatan pagi.
Aku suka jendela kelas eksekutif yang lebar.
Jadi aku bisa melihat pemandangan pagi dan siang hari melalui jendela itu.
Pemandangan alam + music dari iPod + secangkir kopi hangat ...
Itu yang biasanya menemani perjalananku di dalam kereta.
Kombinasi yang sangat tepat untuk mendatangkan inspirasi.
Inspirasi untuk melakukan dua macam kegemaranku..yaitu menggambar dan membuat puisi :)
Seperti 2 puisi berikut ini..dalam perjalananku mudik 3 hari yang lalu...



Perangkap Kotak Bersinar

Duduk terpaku di depan gambar bergerak
Gambar yang terperangkap dalam sebuah kotak bersinar
Jemari lincah melompati batu kotak yang tertata rapi
Hingga hadir barisan kata tersusun manis
Deretan huruf berkejar-kejaran
Yang diikuti lengkungan lembut di bibir
Tak jarang tawa membahana
Dan sering butiran kaca keluar dari mata
Mereka dekat...
Tapi tak tersentuh
Mereka jauh...
Tapi hati teraih
Jiwa terperangkap dalam kotak bersinar
Dan sulit untuk dibebaskan
Akankah kita mati di sini?
Di dalam kotak bersinar penuh imajinasi



Wake Up!

Adakah burung takut ketinggian
Hingga dia tak berani menjangkau langit
Adakah katak takut melompat
Hingga dia merangkak tak kunjung sampai tujuan
Adakah bunga takut mekar
Hingga kecantikannya tak pernah diperlihatkan
Adakah biduan takut bernyanyi
Hingga suara emasnya disembunyikan
Adakah sungai takut mengalir
Hingga kesegarannya tak sampai ke hilir
Adakah pohon takut tumbuh
Hingga bumi terlihat gersang
Adakah orang takut mencintai
Hingga seumur hidup dia tak akan dicintai




0 komentar:

Posting Komentar